Orang bijak mengajarkan, “Di saat kau bertanya-tanya dalam
ketaktahuan akan di mana keberadaan rezekimu, ketahuilah bahwa rezekimu tahu pasti
di mana kau berada. Dari langit, laut, gunung ataupun lembah, Rabb memerintahkannya
menujumu. Allah telah berjanji menjamin rezekimu. Maka, melalaikan ketaatan
pada-Nya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin-Nya adalah kekeliruan
berganda. Tugas kita bukan mengkhawatirkan rezeki, atau bermuluk cita memilikinya.
Tugas kita adalah menyiapkan jawaban ‘dari mana’ dan ‘untuk apa’ bagi setiap
karunia.”
Menu
Showing posts with label spiritual. Show all posts
Showing posts with label spiritual. Show all posts
Wednesday, November 19, 2014
Monday, November 5, 2012
#DOA di timeline @gusmusgusmu jilid II
![]() |
| sumber: google.com |
sumber: twitter.com/gusmusgusmu
sekadar menyimpan kultwit KH A. Mustofa Bisri di akun twitter beliau, @gusmusgusmu semoga bermanfaat... aamiiin...
1/ Mumpung ada kesempatan, aku ingin sedikit menambah-lanjutkan kicauanku ttg #DOA tempo hari. Kaitannya dengan MUNÃJÃT dan ISTIGHÃTSAH.
2/ Sebenarnya #DOA, MUNÃJÃT, dan ISTIGHÃTSAH hampir sama. Sama2 MATUR atau bersembah kepada Allah. Bedanya, kalau MUNÃJÃT tidak sekedar.
3/ memohon. Semacam percakapan rahasia kepada Tuhan. Ada pernyataan dan pengaduan. Sedangkan bedanya ISTIGHÃTSAH dengan #DOA, ISTIGHÃTSAH
4/ ialah #DOA khusus meminta pertolongan. Jadi doa lebih umum. MUNÃJÃT dan ISTIGHÃTSAH biasanya menggunakan ILÃHÏ atau YÃ ILÃHÏ…
5/ yg terkesan lebih ‘pribadi’. Sementara #DOA menggunakan ALLAHUMMA atau YA RABBANÃ. Tapi ini tidak selalu begitu.
6/ Kadang2 #DOA juga menggunakan ILÃHÏ atau YÃ ILÃHÏ dan sebaliknya munãjãt dan istighãtsah menggunakan ALLÃHUMMA atau RABBANÃ.
7/ Kalangan sufi, lebih sering bermunãjãt katimbang melangitkan #DOA biasa. Contoh munajat mrk: “Ilãhï Anta maqsüdÏ waridhãKa mathlübï.”
8/”Tuhanku, Engkaulah tujuanku. RidhaMulah yg kucari.” Atau munãjãt Syeikh Ibn Athaillah As-Sakandary, “IlãhÏ mã aqrabaKa minnï … #DOA
9/ wamã ab’adanï minKa” #DOA “Tuhanku, alangkah dekatnya Engkau dariku dan alangkah jauhnya aku dariMu.” Dan munãjãt sangat masyhur…
10/ yg di-sebut2 sebagai munãjãt Penyair Anggur Abu Nuwas: “Ilahï lastu lilFirdausi ahlan walã aqwa ‘alan Nãril Jahïmi…. #DOA
11/ fahab lï taubatan waghfir dzunübï fainnaKa Ghãfurudz-dzanbil ‘azhïmi.” #DOA “Tuhanku, aku tidak pantas berada di sorga Firdaus …
12/ dan tidak tahan api neraka Jahim; maka terimalah taubatku dan ampunilah dosa2ku. Engkaulah Pengampun dosa2 besar.” #DOA
13/ Munãjãt wanita suci Basrah, Rãbi’ah ‘Adawiyah a.l: “Ilãhï ij’alil Jannata liahibbãiKa wan-Naara lia’dãiKa Ammã anã fahasbï Anta.” #DOA
14/“Tuhanku, biarlah Engkau jadikan sorga untuk para kekasihMu dan neraka untuk musuh2Mu, bagiku cukuplah Dikau semata. #DOA
15/ Bahkan munãjãt Sayyidina Ali k.w ada yang panjang dan indah yang antara lain menyatakan “Ilãhï lain jammat wajallat khathïatï… #DOA
16/ fa’afwuKa ‘an dzanbï ajallu waausa’u” #DOA “Tuhanku, kalau pun kesalahanku segunung, pengampunanMu atas dosaku lebih luas dan agung.”
17/ #DOA Munãjãt Rasulullah saw yg terkenal: “Ilãhï in lam yakun biKa ghadhabun ‘alayya falã ubãlï.” yg disampaikan saat menerima cobaan..
18/ berat dari kaumnya. “Tuhanku, asal Engkau tdk murka kepadaku, aku tak peduli”, bnyk ditirukan oleh para sufi, antara lain Rabi’ah.” #DOA
19/ Rasulullah saw pernah melangitkan #DOA munãjat dan istighãtsah yg dahsyat menjelang perang Badar: “Ilãhï in syi’Ta lam tu’bad.”
20/ “Tuhanku, kalau Engkau menghendaki, Engkau tak akan disembah orang.” Pasukan Rasulullah saw hanya 300 org harus melawan 1000 musuh. #DOA
21/ Sebenarnya masih banyak #DOA munãjat dan istighãtsah oleh para tokoh spiritual yang lain, tapi nantilah bila ada kesempatan lagi.
sumber: @gusmusgusmu
lihat juga di storify
Thursday, October 25, 2012
#DOA di timeline @gusmusgusmu
![]() |
| sumber: twitter.com/gusmusgusmu |
1/ Al-wa’du dainun, Janji itu utang. Aku pernah janji, jika sempat akan ngetwit tentang #DOA. Ini mumpung ada kesempatan.. Bismillah.
2/ Sebagai hamba, apakah sebaiknya kita memanjatkan #DOA memohon kepada Tuhan atau tidak? Ulama dari dulu berbeda pendapat.
3/ Sebagian mereka berpendapat memanjatkan #DOA itu tidak perlu. Untuk apa kita memohon kepada Tuhan yang Maha Mengetahui segala sesuatu?
Saturday, June 23, 2012
KH Zainal Abidin Munawwir - Pengasuh PP Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta
Seperti biasa, disalin dari status seorang guru.... :)
___________________________
"Termasuk kewajiban agama yang fardlu ‘ain adalah memikirkan ciptaan
Allah. Semuanya menjadi tanda bukti keagungan Allah. Memikirkan berbagai
jenis tumbuhan: semuanya diberi air yang sama, tetapi masing2
menumbuhkan buah yang berbeda2. Memikirkan hal2 seperti itu akan
menambah kuat keimanan dan ketauhidan kita. Termasuk kewajiban agama
adalah nahi mungkar, yang antara lain, bila tahu anaknya gaduh, padahal
sedang ada jama’ah, maka orangtua berkewajiban memberi peringatan kepada
mereka." [KH Zainal Abidin Munawwir - Pengasuh PP Al-Munawwir Krapyak
Yogyakarta]
Friday, May 18, 2012
Jurus Ampuh Berdebat dengan Wahhabi (Disalin dari http://www.sarkub.com)
Setelah menulis buku Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik” pada tahun 2008, kemudian setahun berikutnya menulis buku Madzhab Al-Asy’ari Benarkah Ahlus sunnah wal Jama’ah, Idrus Ramli, penulis buku Buku Pintar Berdebat dengan Wahhabi ini bersama tim LBM NU Jember seringkali diminta mengisi pelatihan dan internalisasi Aswaja di kalangan nahdliyyin. Dalam kegiatan tersebut tak jarang juga diundang tokoh-tokoh salafi. Dari proses dan hasil perdebatan inilah buku ini kemudian ditulis.
Subscribe to:
Posts (Atom)


