Menu

Friday, October 11, 2013

Catatan Menarik dari Khalimatu Nisa dan Fahma Amirotulhaq untuk Sang Guru

Wujud Bakti Pada Sang Kiai... (Memperingati 100 Hari Wafatnya Kiai Ahmad Warson Munawwir)

26 Juli 2013 pukul 11:13

Kiai Haji Munawwir sengaja memberi nama putra-putrinya dengan huruf awal sesuai tahun kelahiran dalam kalender Jawa. Kiai Ahmad Munawwir misalnya, diberi nama dengan awalan huruf ‘A’ sebagai pengingat tahun ‘Alif’ ketika beliau dilahirkan. Kiai Dalhar Munawwir, lahir pada tahun ‘Dal’, sementara Kiai Warson Munawwir di tahun ‘Wawu’. Pentingnya mengingat tahun kelahiran adalah untuk memupuk sifat bakti kepada orang tua. Yaitu dengan tidak melupakan jasa orang tua yang telah melahirkan, mendidik dan merawat kita. Begitu penggalan mauidhoh hasanah yang disampaikan Kiai Aly As’ad pada peringatan 100 hari wafatnya Kiai Haji Ahmad Warson Munawwir di PP. Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta, Kamis (25/7)petang.

Wednesday, July 10, 2013

Mengapa Laporan Rukyatul Hilal dari Cakung Ditolak?

sumber foto: masblogger.com
Berikut catatan otoritatif dari mas Ma'rufin Sudibyo (Koordinator Riset Jejaring Rukyatul Hilal Indonesia & Ketua Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat Daerah Kebumen)

Tim rukyat Husainiyah Cakung mengaku berhasil melihat hilaal pada Senin 8 Juli 2013 pukul 17:52 WIB di titik observasi mereka, di kawasan Cakung (Jakarta). Mereka (terdiri dari tiga orang) mengaku menyaksikan hilaal selama 1,5 menit dengan mata saja (tanpa alat bantu optik). Namun laporannya
kemudian tidak diterima dalam forum sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1434 H di Indonesia. 

Mengapa ditolak? 


Monday, July 8, 2013

MAULID ALBARZANJI

Al-Barzanji atau Berzanji adalah suatu do’a-do’a, puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad saw yang biasa dilantunkan dengan irama atau nada. Isi Berzanji bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad saw yakni silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga diangkat menjadi rasul. Didalamnya juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat manusia.

Nama Barzanji diambil dari nama pengarangnya, seorang sufi bernama Syaikh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al – Barzanji. Beliau adalah pengarang kitab Maulid yang termasyur dan terkenal dengan nama Mawlid Al-Barzanji. Karya tulis tersebut sebenarnya berjudul ‘Iqd Al-Jawahir (kalung permata) atau ‘Iqd Al-Jawhar fi Mawlid An-Nabiyyil Azhar. Barzanji sebenarnya adalah nama sebuah tempat di Kurdistan, Barzanj. Nama Al-Barzanji menjadi populer tahun 1920-an ketika Syaikh Mahmud Al-Barzanji memimpin pemberontakan nasional Kurdi terhadap Inggris yang pada waktu itu menguasai Irak.

Sunday, May 12, 2013

Lantas, Siapakah Aku?


Pertanyaan di atas bukanlah pengantar terjemahan subtitle film Who Am I? yang dibintangi Jackie Chan. Bukan pula sekadar egoisme yang lahir dari dorongan ingin menjadi. Pertanyaan di atas adalah sebuah palu godam yang menancapkan patok kayu di ubun-ubun kedunguan dan semoga bisa menjadi pegangan saat langkah mulai hilang arah. Pertanyaan di atas adalah reaksi spontanku setelah membaca status terbaru dari seorang yang aku jadikan guru, meski aku baru beberapa kali berjumpa langsung dengannya.

Berikut aku salinkan status yang memicu pertanyaan di atas. Pertanyaan yang membuatku malu untuk berkaca padanya.

Saturday, March 30, 2013

SEKILAS MA UNGGULAN AL-IMDAD PANDAK

madrasah berbeasiswa

Madrasah Aliyah Unggulan Al-Imdad adalah sebuah madrasah berbeasiswa yang berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Al-Imdad Kauman Wijirejo Pandak Kab. Bantul Yogyakarta. Madrasah Berbeasiswa adalah bentuk pengabdian segenap pengasuh dan pengelola Yayasan Pondok Pesantren Al-Imdad yang mem-BEBAS-kan santri-santri MA Unggulan Al-Imdad dari beban:
1.    Uang Gedung,
2.    Uang Sekolah (SPP) dan
3.    Uang Asrama (pondok pesantren).
Baca selengkapnya »